AGRO LAWU

Kumpulan Artikel Tentang Budidaya Buah Naga dan Jamur Tiram

Buah naga kaya manfaat, budidayanya mudah

Posted by suwardi10 pada Maret 22, 2009

BUAH NAGA KAYA MANFAAT, BUDIDAYA MUDAH

SRAGEN – Seperti biasanya pada pagi hari, masyarakat di dukuh Dukuhan, Prampalan Krikilan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen yang mayoritas berprofesi sebagai petani terlihat memulai aktivitasnya dengan berangkat ke lahan sawah. Sejak dulu, tanaman padi menjadi primadona di areal pertanian di wilayah yang subur ini. Semula warga di dukuh ini hanya mengenal tanaman padi dan palawija untuk ditanam di areal persawahan yang kaya akan sumber air ini. Hingga pada bulan Juni 2006 silam, salah satu warga di dukuh ini, yang bernama Ir. Warjimin, membuat perubahan. Sejak itu ia mencoba menanam buah naga di areal persawahan miliknya yang terletak tak jauh dari rumahnya.
Insinyur Pertanian ini, mulai tertarik menanam buah naga setelah membaca koran dan melihat tayangan televisi yang mengupas tentang budidaya buah naga. Hingga kini sudah dua tahun lebih ia mengeluti budidaya buah naga. ”Setelah membaca koran dan melihat tayangan televisi tentang prospek yang cerah dalam budidaya buah naga akhirnya pada bulan Juni 2006, dari situlah saya bertekad untuk membudidayakannya ” terang Ir. Warjimin.
Buah naga atau dragon fruit termasuk pendatang baru di Indonesia yang cukup popular. Masuk akal, selain penampilannya yang eksotik, buah yang satu ini memiliki rasa yang manis, menyegarkan dan memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Pendatang baru satu ini langsung banyak dilirik oleh masyarakat di Indonesia. Thailand dan Vietnam, tetapi sekarang sudah mulai merambah pasaran Indonesia. Saat itu, Thailand dan Vietnam merupakan pemasok buah terbesar didunia, tetapi permintaan tersebut baru dapat dipenuhinya kurang dari 50 persen dari kebutuhan pasar.
Hingga saat ini kebutuhan buah naga di Indonesia cukup besar. Peluang Ekspor juga tidak kalah besarnya. Namun kebutuhan yang besar tersebut belum mampu di penuhi baik oleh produsen di dalam negeri maupun di negara asal buah ini, yakni RRC. Dengan kata lain peluang untuk membudidayakan buah naga masih sangat besar baik untuk pasaran lokal maupun internasional.
Tanaman buah naga mempunyai sulur batang yang tumbuh menjalar. Batangnya berwarna hijau dengan bentuk segi tiga. Bunganya besar, berwarna putih, harum dan mekar di malam hari. Setelah bunga layu akan terbentuk bakal buah yang menggelantung di setiap batangnya.
Awalnya ia hanya menanam sebanyak 1500 batang. Lahan sawah miliknya yang terletak tidak jauh dari rumahnya, pada bulan Juni 2006 disulap menjadi lahan budidaya buah naga.
Dari berbagai jenis buah naga yang ada dipasaran saat ini, buah naga super merah menjadi pilihannya. ”Jenis buah yang saya tanam adalah buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) biasa di sebut ”Super Red”. Dari rasanya, jenis ini tergolong paling manis diantara jenis lainnya. Tanaman jenis ini akan tumbuh subur jika media tanam porous (tidak becek), kaya akan unsur hara, cukup sinar matahari dan bersuhu antara 38-40o C. Jika perawatan cukup baik, tanaman akan mulai berbuah pada umur 11- 17 bulan.”
Tanaman buah naga miliknya kini telah berjumlah 4.100 batang atau 1.025 tiang pancang. Satu tiang pancang dapat menopang empat pohon buah naga. ” tiang pancang, idealnya mempunyai ketinggian 160 cm dari permukaan tanah. Dimensinya 12 x 12 cm. Jarak antar tiang pancang 2,5 x 2,5 meter. Sedangkan jarak antar bedeng 3 meter. Antar bedeng dipisahkan oleh irigasi kecil” jelasnya.
Lahan yang digunakan untuk bidudaya buah naga dapat ditumpang sari dengan tanaman lainnya, yakni padi, semangka, sayur-sayuran atapun palawija. ”Biasanya kami tumpangsari dengan tanaman padi dan sayur sayuran, rencananya pada musim ini akan kami tumpangsari dengan tanaman melon” terang Ir.Warjimin.
Sejak mulai tanam, sampai kurang lebih satu tahun, biasanya tanaman ini sudah mulai berbuah. Buah naga termasuk jenis tanaman musiman, biasanya berbuah pada bulan Desember sampai dengan April. ”Dalam satu kali masa panen (Bulan Desember sampai dengan April), pada tahun pertama, setiap batang pohon bisa menghasilkan 1-2 kg. Pada tahun kedua, setiap pohon bisa sampai 4 kg, pada tahun ke tiga bisa mencapai 8 kg, dan seterusnya bertambah setiap tahun.”Makin tua, makin banyak buah yang dihasilkan. Buah naga dapat bertahan sampai umur 30 tahun lebih.” terang Ir. Warjimin.
Untuk pemasaran, ia mengaku tidak mengalami kesulitan. ”Tidak ada kendala dalam pemasarannya. Untuk buah naga kualitas satu (KW I) dan dua (KW II) yang satu kilonya berisi 2-3 buah, biasanya kami pasarkan ke supermarket, sedang untuk kualitas 3 (KW III), dalam satu kilo berisi 4-5 buah bisanya diambil oleh bakul” Jelasnya.
Dalam menanam buah naga, yang paling penting diperhatikan adalah cara pemeliharaannya. Cabang-cabang yang telah berbuah harus segera dipotong. Di lahan seluas 4.500 meter persegi miliknya, ia mempunyai tiga orang karyawan yang diberi tugas untuk menjaga dan memelihara kesuburan tanaman buah naga.
Menanam buah naga, menurutnya sangat kecil peluang untuk gaga. Pada tahun pertama ia mengaku bisa meraup untung bersih sekitar Rp. 30 jutaan. “Resikonya kecil, pemeliharaannya mudah, peluang pasarnya juga masih sangat besar, hasilnya sangat menggiurkan, pada tahun pertama saja saya sudah kembali modal ( Brake Event Point / BEP) malah sudah ada untungnya” aku Ir. Warjimin.
Dibalik rasanya yang manis dan menyegarkan, buah naga kaya akan manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Buah ini juga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium dan karbohidrat. Yang pasti buah naga tinggi serat sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan.
Buah naga selain mempunyai nilai ekonomis tinggi, juga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia. Di antaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolestrol, pencegah pendarahan, menyehatkan lever, menguatkan daya kerja otak, meningkatkan ketajaman mata, menstabilkan darah dan obat keluhan keputihan.
Pada umumnya, buah naga dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga. hal ini karena kandungan airnya yang sangat tinggi (90,2 persen) dari berat buah, serta rasanya cukup manis karena kadar gulanya mencapai 1318 briks.
Persyaratan tanam tidak berpengaruh terhadap kualitas tanah, Jenis apa saja dapat di lakukan penanaman. ” Daerah tropis cocok untuk Tanaman ini. Penanaman sebaiknya di gunakan parit untuk saluran drainase di areal kebun.Dan gunakan tiang pancang sebagai penyangga tanaman kaktus berukuran 12 cm x 12 cm x 160 cm.Tiang penyangga ini biasa terbuat dari kayu atau beton yang di tancapkan ke tanah sedalam 50cm dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 cm
Jarak tanam bibit yang baik adalah 2,5 x 2,5 meter dan tiap tiang penyangga di tanami 4 bibit tanaman. Jadi untuk 1Ha membutuhkan 2000 tiang penyangga dan 8000 bibit tanaman buah naga. Pemeliharaan tanaman meliputi perawatan sulur tanaman agar terhindar dari luka, pengecekan rutin kondisi keasaman tanah dll.
Budidaya tanaman buah naga bukan hanya menghasilkan buah yang laku dijual, namun dari cabang-cabangnya juga bisa dijual sebagai bibit. ”Selain menghasilkan buah, cabang-cabang tanaman ini bisa dijual sebagai bibit” jelasnya
Sebelum siap dijual sebagai bibit, cabang-cabang tersebut di potong-potong sepanjang 25 cm. Setelah dipotong, dikeringkan dulu selama 4 – 5 hari. Setelah itu baru di semai di tanah atau di pot. Setelah kurang lebih satu bulan cabang-cabang tersebut siap ditanam di lahan Ir. Warjimin tak pernah lowong dari konsumen yang memesan bibit ini.
”Yang memesan selain masyarakat lokal di Kabupaten Sragen, juga banyak yang berasal dari luar kabupaten, rata-rata mereka memesan 1.000 sampai dengan 10.000 batang” akunya.
Sekarang, hasil jerih payah bapak dua anak selama dua tahun ini, sudah bisa dinikmati. Dari hasil menjual bibit dan buah naga, sekarang ia sudah bisa membangun rumah yang cukup mewah di kampung tempat tinggalnya. Sebagai wujud kecintaanya pada buah naga, beberapa bangunan rumahnya sengaja dipasangi simbol-simbol buah naga. Misalnya saja pada plafon gipsum di setiap ruangan yang menjadi langit-langit rumahnya, pasti ada simbol buah naga. Bahkan setiap furniture yang menghiasi rumahnya, pasti ada simbol-simbol buah naga. (Hartono – Humas)

2 Tanggapan to “Buah naga kaya manfaat, budidayanya mudah”

  1. pak, saya sangat terkesan dengan artikel-artike bapak tentang buah naga
    saya minta ijin untuk membuat ebook tentang buah naga dari data2 yang ada di blog bapak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: